Senin, 10 September 2018




Judul                              : Babad Majapahit
Penulis                           : Dr. Purwadi, M.Hum.
Penerbit                         : Media Abadi
Tahun Terbit                  : 2005
Jumlah Halaman           : 246 hlm + vii,
Nomor Edisi                  : ISBN 979-3525-48-7

Sinopsis

Buku Babad Majapahit karya Dr. Purwadi, M.Hum. menceritakan tentang kisah kisah keemasan dan kejayaan kerajaan Majapahit. Kerajaan yang pernah Berjaya di Indonesia sampai ke Asia Tenggara. Dimana dibawah naungan kerajaan Majapahit yang dekat sama manglung dan yang jauh sama mentiyung. Semua dengan sukarela pasok bulu bekti kepada kerajaan Majapahit.
Babad Majapahit merpakan sejarah yang sangat popular di lingkungan Jawa. DI dalamnya terdapat aneka ragam nilai kepahlawanan yang bisa dijadikan sebagai kaca benggala untuk membangun peradaban. Sukses Majapahit dalam mencapai kebesaranya berpangkal tolak dari prinsip, pekerti, pakerti, dan pakarti, yaitu kerja keras yang dilandasi pada moralitas dan intelektualitas. Aparat dan warga negaranya diina melalui sistem pendidikan yang rapi dan terencana, sehingga menumbuhkan jiwa yang kreatif dan mandiri.
Buku yang bermutu dan berguna untuk mempertebal semangat nasionlisme dan memupuk nilai kepribadian bangsa. Dengan disajikan secara lugas, sistematis, dan komprehensif mngenai kebesaran kerajaan Majapahit.

Kelebihan

Buku ini memeliki detail yang baik dari kata yang bukan dari bahasa Indonesia. Kata tersebut dijelaskan secara rinci maknanya. Penulis berhasil menyajikan buku yang mengandung banyak pengajaran di kehidupan sehari hari. Dalam buku juga dituliskan beberapa peribahasa berbahasa jawa yang dijelaskan dengan sangat baik sehingga mudah dimengerti dan dipahami oleh pembaca.
Dalam setiap cerita mengenai silsilah di kerajaan Majapahit. Penulis berhasil menyajikan secara detail pula dalam hal ini. Penulis menyajikan gambar runtutan silsilah seseorang dari bapak, kakek, hingga buyutnya berasal. Dikisahkan juga tokoh secara rinci karakter dan sifat juga hal yang sering dilakukan oleh seseorang tersebut.

Kekurangan

Isi dalam buku ini sangat baik. Namun terlepas dari itu, akan lebih baik jika dalam buku tersebut terselip illustrasi mengenai penggambaran tempat, tokoh, maupun pada bagian silsilah dan baga yang diperlukan untuk dijadikan perhatian.









Sabtu, 01 September 2018



Judul            :  5 cm
Sutradara     :  Rizal Mantovani
Tayang            :  12 Desember 2012
Aliran Film     :  Drama
Adaptasi dari  :  Novel National Bestseller ‘5cm’
Penulis Novel      :  Donny Dhirgantoro
Pemain          




a.        Herjunot Ali (Zafran)
b.        Raline Shah (Riani)
c.        Fedi Nuril (Genta)
d.        Igor Saykoji (Ian)
e.        Denny Sumargo (Arial)
f.         Pevita Pearce (Dinda)

ORIENTASI
Sudah tidak asing di telinga kita film 5 cm. Sebuah film yang diadaptasi dari salah satu karya novelis muda Indonesia Donny Dhirgantoro dan disutradarai oleh Rizal Mantovani. Film yang diperankan oleh Fedi Nuril sebagai Genta, Denny Sumargo sebagai Arial, Raline Shah sebagai Riani, Igor Saykoji sebagai Ian, Herjunot Ali sebagai Zafran, dan Pevita Pearce sebagai Adinda. Film yang menceritakan banyak sekali nilai-nilai kehidupan ini sangat menggugah para generasi muda untuk selalu berfikir ke depan dan memiliki ide-ide cemerlang. Film ini memberi pesan kepada kita tentang arti dari persahabatan, cinta, kasih sayang, pengorbanan, nasionalisme, dan impian untuk masa depan.


TAFSIRAN
            Persahabatan 5 mahasiswa dengan 4 mahasiswa laki-laki dan 1 mahasiswa perempuan. Persahabatan ini diselimuti oleh berbagai kebahagiaan. Hingga suatu saat mereka merasa jenuh dengan persahabatan yang telah ada selama belasan tahun. Akhirnya, mereka sepakat untuk saling berpisah selama 3 bulan untuk saling berbenah, memperbaiki kehidupan masing-masing dan merangkai masa depan mereka serta perpisahan sementara ini juga untuk membuktikan seberapa besar arti dari persahabatan mereka.
            Setelah 3 bulan berlalu, mereka bertemu kembali dan merencanakan untuk melakukan pendakian Gunung Mahameru yang merupakan puncak gunung tertinggi di Jawa. Mereka melakukan pendakian ini saat menjelang hari kemerdekaan Negara Indonesia. Sebuah pengorbanan yang besar demi membuktikan kecintaan terhadap tanah air ini. Medan yang terjal, jalan yang berliku, nyawa yang harus dipertaruhkan, sahabat yang harus saling menjaga, lelah yang tak terkira serta keringat yang selalu bercucuran, tetap mereka tempuh dan jalani. Apapun itu, karena mereka memiliki tekad yang kuat, rasa nasionalisme yang tinggi, kebersamaan yang selalu mereka jaga, kepercayaan akan sebuah keberhasilan, dan kebanggaan tersendiri dari sebuah perjalanan jauh. Itulah yang mereka inginkan dari sebuah petualangan untuk negara.
            Tepat pada 17 Agustus pagi, mereka sampai di puncak Mahameru. Lelah, penat, lapar, dan haus terbayar sudah seketika melihat indahnya Indonesia ini. Kebanggaan tersendiri untuk mereka, mengibarkan Sang Merah Putih di hari yang sangat bersejarah bagi negeri ini dan bertempat di tempat yang sungguh indah di negeri ini. Entah harus percaya atau ragu bagi mereka. Hanya saja mereka telah berhasil menyelesaikan semua impian untuk negara ini dengan segala hal, cinta, kasih sayang, pengorbanan, kebersamaan, dan persahabatan. Tak lepas dari itu, doa yang selalu mereka panjatkan kepada Tuhan membuat mereka berhasil dalam perjalanan dan petualangan yang sangat menakjubkan.
            Maka dari itu, banyak sekali kebaikan yang diajarkan pada film ini. Mulai dari pemeran yang mendukung, jalan cerita yang menyenangkan, adegan yang mengharukan, lokasi syuting yang indah, dan pelajaran hidup yang banyak sekali. Namun, terdapat satu keburukan yakni terdapat sebuah adegan yang romantis sehingga tidak layak ditonton oleh anak-anak.

EVALUASI
            Film dengan jalan cerita yang dapat menghipnotis para penontonnya ini sangat baik dilihat oleh para generasi muda. Film ini tidak mengajarkan hal yang negatif untuk para remaja. Banyak sisi positif dari film ini. Hanya saja, mungkin ada selipan adegan romantis yang sebaiknya tidak dilihat oleh anak di bawah umur. Namun, kita semua hanya perlu mengambil sisi positifnya. Kita jadi mengerti apa arti dari sebuah persahabatan, cinta, kasih, perjuangan, dan impian.

RANGKUMAN
            Dari film ini, kita bisa memahami lebih dalam kalimat yang diucapkan 5 mahasiswa ini, yaitu biarkan keyakinan kita, 5 centimeter mengambang di depan kening kita. Dan setelah itu yang kita perlu hanya kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa. Maka, selalulah bermimpi dan menjadikan mimpi itu sebagai hal yang akan nyata terjadi dalam kehidupan kita. Jangan pernah menyerah, saat kita gagal yakinkan pada diri kita bahwa masih jauh perjalanan yang harus kita tempuh untuk menjadi yang lebih baik dan tidak gagal untuk yang kedua kalinya. 

Minggu, 22 November 2015





On 31st May we always celebrate a day without tobacco and on this day many volunteers will go to the road and ask people for avoiding the cigarette. But on the other sides of this day, there’s one question in my mind, is it will be useless if the government will legalize the cigarette?
Yes it will be very useless and it will bring our generation into a great disaster because we can see that even though the government haven’t legalize the cigarette but cigarette is very common among the indonesian people, the number of smokers are more increasing in each day not only the men who love to smoke nowadays but also the women, it’s very tragic, right?

Because honestly, I feel very sad when one of the woman in Indonesia decide to be a smoker because when the women decide herself to be a smoker it means that they just take many risks into their life
First cigarette will change the women’s characteristic into an indivindualism person because as you can see in this picture this woman just feels free to smoke in the public transportation without thinking other people’s health and indirectly the smoke of the cigarette will make other people who don’t smoke to be a passive smoker because when they’re breathing, the smoke will also enter into their lungs because the fresh air mixed with the cigarette smoke and this smoke can cause a lung cancer and asthma.

Second if a woman pregnant and they’re still smoking it will make her fetus die before it will be born in this world and if a woman has children and they’re smoking in front of their children, it will effect the children’s psychology because as we know that the children is very easy to imitate what does their mother do every day.

So, ladies and gentleman we must ask the smokers in Indonesia to stop smoking by doing the 5 D’s. So, actually what’s 5 D’s? 5 D’s is Distract,Delay,Deep Breath,Drink Something,and the last D is Doctor.

To stop smoking the smokers must Distract themselves into many positive things that can distract them for smoking, then the smokers must delay their desire for smoking and to delay that desire they must do a deep breath so that their desire for smoking can stop as soon as possible. And then if their desire for smoking can’t vanish, the smokers can drink something healthy like fruit juice that can distract them for smoking and increasing their health and they must consult to the doctor therefore their therapy to stop smoking can be succed.

Ladies and gentleman, if all of the smokers in Indonesia can do the 5D’s, the number of the smokers in Indonesia will be more decreasing so that the government doesn’t need to legalize cigarette because Indonesian people has changed their lifestyle into a healthy lifestyle and they’ll forget about cigarette again.